Purwokerto (05/11/2019) – Memperkenalkan Bea Cukai lebih dekat ke siswa SMA, Bea Cukai Purwokerto mengadakan kegiatan Customs goes to School di SMA Negeri 1 Banjarnegara pada Selasa (5/11). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 12.

Tema yang diangkat dari kegiatan Customs Goes to School  adalah mengenal lebih dekat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Erwan Saepul Holik selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, menjelaskan mengenai tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea Cukai, barang pelintas batas, ruang lingkup ekspor barang, barang kiriman, barang bawaan penumpang, makro ekonomi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, APBN dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai serta barang larangan dan pembatasan.

Kepala Subseksi Penindakan dan Sarana Operasi, Misbah Khusudur memaparkan materi tentang cukai. Terutama cara mengidentifikasi pita cukai agar para siswa dapat mengenali rokok illegal yang beredar di lingkungan sekitarnya. “Ciri-ciri rokok ilegal yaitu rokok tersebut polos tidak ada pita cukainya, atau menggunakan pita cukai palsu, atau pita cukai bekas, atau menggunakan pita cukai yang bukan peruntukannya, contohnya rokok SKM dilekati pita cukai SKT” ujar Misbah.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengenalan dan persyaratan masuk ke Politeknik Keuangan Negara STAN oleh Eko Adityas Halintar pelaksana pada Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan.

“PKN-STAN adalah sekolah ikatan dinas di bawah naungan Kementerian Keuangan yang lulusannya ditugaskan untuk menjadi ujung tombak Indonesia dalam hal keuangan negara” ungkap Eko.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Customs Goes to School dapat menambah wawasan siswa-siswa SMA terkait tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Politeknik Keuangan Negara STAN sebagai salah satu pilihan siswa untuk melanjutkan study-nya.