Bea Cukai Purwokerto bersama FEBI IAIN Purwokerto Adakan Webinar Nasional mengenal peran Bea dan Cukai

Purwokerto (02/12/2020) – Webinar adalah sebuah metode seminar yang dilakukan secara daring dan tentunya komunikatif antara narasumber dan audience. Webinar menjadi salah satu solusi efektitf dalam memberikan edukasi kepada masyarakat di kala pandemi saat ini dengan cakupan yang lebih luas dan aksesibel. Bea Cukai Purwokerto bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Purwokerto berkolaborasi menyelenggarakan webinar nasional bertajuk “Peran Bea Cukai sebagai Industrial Assistance & Trade Facilitator”.

Sebelum acara dimulai, Kepala Kantor Bea Cukai Purwokerto, Nelson Hasoloan menyampaikan sambutan. Nelson menjelaskan pengantar singkat tentang tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang perlu diketahui masyarakat.

“Tidak hanya bertugas sebagai industrial assistance & trade facilitator, Bea Cukai dalam hal ini juga memiliki tugas dan fungsi sebagai revenue collector dan community protector” pungkas Nelson.

Sesi berikutnya yaitu sambutan Dekan FEBI IAIN Purwokerto, Dr. Jamal Abdul Aziz, M.Ag. “Semoga seluruh peserta khususnya mahasiswa IAIN dapat menyerap tentang apa dan bagaimana itu Bea Cukai, kemudian nanti kedepannya semoga mahasiswa di sini bisa ikut berkiprah karir di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai” pungkas Jamal.

Bertindak sebagai narasumber yaitu Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Erwan Saepul Holik, bersama Kepala Seksi Perbendaharaan Eko Herlambang Prasetyo. Erwan dalam paparannya menjelaskan secara detail mengenai empat tugas dan fungsi DJBC, overview porsi penerimaan negara dari bea dan cukai dari tahun ke tahun, pengenalan Indonesia National Single Window, overview perusahaan penerima fasilitas kepabeanan dan cukai serta jumlah penindakan di bidang kepabeanan dan cukai.

“Sedikit tentang fungsi community protector, bahwa untuk menunjang kelancaran arus barang impor, melalui portal INSW dapat diketahui persyaratan maupun peraturan tentang larangan dan pembatasan, karena ketentuan barang yang dilarang dan/atau dibatasi sudah diupload di aplikasi ini sehingga mudah diakses untuk seluruh masyarakat” pungkas Erwan.

Usai Erwan menjelaskan materinya, selanjutnya Eko menyampaikan materi tentang jenisjenis fasilitas di bidang kepabeanan seperti Tempat Penimbunan Berikat (TPB), Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), Free Trade Zone, dan Special Economic Zone.

“Dalam melaksanakan fungsi industrial assistance, Bea Cukai turut andil dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) seperti inisiatif untuk menstimulasi ekspor, Join Proses Bisnis dengan stakeholder bersama DJP, Pelindo, Kemenhub dan Karantina, serta National Logistic Ecosystem (NLE)” ungkap Eko.

Melalui penyelenggaran kegiatan webinar nasional yang diadakan Bea Cukai Purwokerto bersama FEBI IAIN Purwokerto ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh peserta webinar mengenai peran Bea Cukai, terutama sebagai industrial assistance & trade facilitator kepada masyarakat.

 

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *