Bea Cukai Purwokerto Gelar Apel Khusus Hari Pabean Internasional

Purwokerto (28/01/2020) – Dalam rangka memperingati Hari Pabean Internasional (HPI) ke-68, Bea Cukai Purwokerto menyelenggarakan apel khusus Hari Pabean Internasional pada Selasa (28/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan di halaman Kantor Bea Cukai Purwokerto dan diikuti oleh seluruh pegawai Bea Cukai Purwokerto.

Nelson Hasoloan, selaku Pembina Apel Khusus menyampaikan amanat dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani. Bahwa HPI pada tahun 2020 ini mengusung tema “Customs fostering Sustainability for People, Prosperity, and the Planet”, dengan berfokus pada konstribusi Bea Cukai terhadap masa depan yang berkelanjutan di mana kebutuhan sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan menjadi pokok dari tindakannya.

“Berkaitan dengan tiga substansi besar tema HPI tahun ini, DJBC telah merespons melalui berbagai program dan kebijakan. Pertama, terkait People, salah satu program Bea Cukai untuk melayani masyarakat yaitu Sistem Aplikasi CEISA HKI untuk pemilik atau pemegang merek/hak cipta agar dapat mengajukan permohonan perekaman data Hak Kekayaan Intelektual.”

“Kedua, terkait Prosperity, Bea Cukai menerapkan perlindungan kepada masyarakat dan industri dalam negeri, dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 199/PMK.10/2019 terkait pengurangan nilai pembebasan barang kiriman melalui PJT menjadi USD $3 untuk menghadapi lajunya pertumbuhan E-Commerce. Kebijakan tersebut dibuat dengan mempertimbangkan asas keadilan, karena pengusaha dalam negeri merasa keberatan karena tidak ada keadilan antara pengusaha retail dengan pedangan ­E-Commerce

“Kegita, terkait Planet, Bea Cukai turut berperan aktif melindungi bumi, salah satunya melalui pelaksanaan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 92 Tahun 2019 tentang Ketentuan Impor Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun Sebagai Bahan Baku Industri” ungkap Nelson.

“Marilah kita berdoa bersama-sama, membulatkan tekad untuk terus berbakti pada nusa dan bangsa, bekerja sepenuh hati dan segenap daya upaya, mewujudkan DJBC sebagai institusi kepabeanan yang dapat memakmurkan rakyat Indonesia” pungkas Nelson.

“Melalui komitmen bersama, kita harus menjadi makin baik. Menjadi institusi kepabeanan dan cukai  yang terkemuka di dunia merupakan cita-cita tertinggi untuk terus menerus menciptakan solusi bagi suksesnya keberlangsungan People (masyarakat), Prosperity (kesejahteraan)dan Planet (bumi) pada era Industri 4.0,” tambah Nelson.

Amanat pembina upacara (Nelson Hasoloan) kepada seluruh pegawai

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *